PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neuropsikologi, Neurolinguistik

Afasia Sensorik Kortikal

cortical sensory aphasia

Ringkasan Singkat

Afasia sensorik kortikal adalah gangguan bicara yang ditandai dengan kesulitan memahami bahasa lisan dan tertulis, seringkali disertai bicara yang fasih tetapi tidak masuk akal, akibat kerusakan pada area kortikal terkait pemahaman bahasa.

Afasia sensorik kortikal, juga dikenal sebagai Afasia Wernicke, adalah bentuk afasia yang disebabkan oleh kerusakan pada area kortikal di lobus temporal otak, khususnya area Wernicke, yang secara kritis terlibat dalam pemahaman bahasa. Individu dengan afasia sensorik kortikal mengalami kesulitan signifikan dalam memahami bahasa lisan dan tertulis. Meskipun mereka dapat berbicara dengan lancar (sering disebut "fasih"), ucapan mereka seringkali tidak memiliki makna, penuh dengan neologisme (kata-kata baru yang tidak ada), parafasia (penggantian kata atau suara), dan frasa kosong. Mereka mungkin tidak menyadari kesalahan mereka sendiri dalam berbicara atau ketidakmampuan mereka untuk memahami orang lain. Kondisi ini menyoroti peran sentral korteks serebral dalam kemampuan kita untuk memproses dan menginterpretasikan bahasa dari lingkungan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Mesulam, M. M. (1990). Large-scale neurocognitive networks and distributed processing for attention, language, and memory. Annals of Neurology, 28(5), 597-613.
  • Goodglass, H., & Kaplan, E. (1983). The assessment of aphasia and related disorders (2nd ed.). Lea & Febiger.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback